KEHILANGAN DIRI

Aku mengerti bahwa kita sebagai manusia hanya seringkali lupa tentang bagaimana menjadi “Kita” pada yang semestinya. Kemarin kita dikurung hingga mampu mengumpulkan jati diri. Sekarang kita di alam bebas, bersama mirisnya harga diri yang ikut menguap.

Coba tanyakan,
“Apa kabar, diri?”.
“Apakah ini adalah sebagaimana kamu ingin tercatat?”
Aku memang bilang salah dalam hidup menjadi perlu. Kita mengerti makna pengalaman. Tapi tidak pula lalu kita tinggalkan otak dan larut dalam kebodohan. Mendekap salah dengan begitu leluasa.
Hanya terlihat miris sekali. Alam bebas ini menguapkan jiwa-jiwa kita yang kemarin senantiasa membara. Kita pun jadi kehilangan satu sama lain. Padahal sungguh jalan kita masih panjang. Akan ada beratus kali semangat yang dituntut. Terutama pada kita, yang nyata atau tidak nyata. Disematkan diam-diam, tampak atau tidak tampak sebagai seorang pendekar keyakinan.

Editor: Tim Redaksi Dekombat

About Tim Redaksi Dekombat

Website ini dikelola oleh Tim Redaksi Dekombat IMM FEB UMY

Check Also

Ruang Sasta: “Terjadi Lalu Syukuri”

Terjadi lalu Syukuri Halo, aku Shanza. Aku masih duduk di tahta paling junior di kampus …

Leave a Reply

Your email address will not be published.