Qurban di tengah pandemi

Tepat tanggal 31 Juli 2020 umat muslim di Indonesia merayakan hari Raya Idul Adha 1441H. Namun perayaan Idul Adha berbeda dengan perayaan tahun lalu, dimana hari Raya Idul Adha kali ini sedang terjadi pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang terus menyebar ke seluruh penjuru dunia tak terkecuali Indonesia. Sebelum penyembelihan hewan qurban dilaksanakan, umat Islam harus melalukan sholat sunnah Idul Adha yang dilakukan di lapangan maupun masjid. Pada saat pandemi corona terjadi, pemerintah melalui Kementerian Agama mengeluarkan prosedur tetap (protap) penyembelihan hewan Qurban yang menjelaskan bahwa setiap umat Muslim yang akan menyelenggarakan sholat Idul Adha diselenggarakan di masjid dengan tetap mewajibkan menggunakan masker, membawa sajadah sendiri, berjaga jarak sebelum dan pada saat sholat, dan tidak bersalaman. Meskipun Idul Adha tahun ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, umat Islam diharapkan tetap bersemangat dalam menyambut Hari Raya Idul Adha dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Masyarakat yang akan melakukan penyembelihan hewan qurban diwajibkan untuk tetap menjaga jarak antar fisik agar mengurangi resiko penularan melalui cairan baik air liur maupun cairan ketika bersin (droplet). Dengan adanya aturan ini memaksa panitia Qurban 1441 H untuk membatasi jumlah orang yang hadir dalam penyembelihan hewan Qurban. Salah satu cara yang dapat dilakukan ialah dengan menutup area penyembelihan qurban agar tidak mengundang kerumunan masyarakat, atau menyerahkan hewan qurban ke Rumah Pemotongan Hewan (RPH) terdekat untuk disembelih. Dengan demikian resiko kerumunan massa akan berkurang akibat tidak adanya penyembelihan di ruang terbuka.
Sedangkan bagi para petugas yang bertugas dalam memotong hewan qurban dianjurkan untuk membatasi jumlah orang yang hadir, dengan tujuan agar tidak terjadi berkumpulnya massa ditempat penyembelihan qurban. Petugas penyembelihan hewan qurban wajib menggunakan masker, menjaga jarak antar fisik, dan menggunakan sarung tangan medis (biasanya berbahan lateks) untuk mengurangi resiko kontak fisik secara langsung. Akan lebih baik jika sebelum dilaksanakan penyembelihan, tempat yang akan dan sesudah digunakan untuk disemprot desinfektan terlebih dahulu agar steril.

About Tim Redaksi Dekombat

Website ini dikelola oleh Tim Redaksi Dekombat IMM FEB UMY

Check Also

Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tuntunan Ibadah Ramadan 1442 H dalam kondisi Pandemi Covid-19

Dekombat.com – Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pada tanggal 22 maret 2021 Pimpinan Pusat Muhammadiyah meresmikan “Tuntunan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *